norwayattractions.net – SIS Cilegon, bagian dari SIS Group of Schools, baru saja meresmikan gedung baru dan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Rabu (24/9/2025). Dengan langkah ini, SIS Cilegon menjadi sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerja Sama) pertama di wilayah Banten Utara, yang mengadopsi kurikulum internasional sekaligus memenuhi standar pendidikan nasional.
Read More : Rans Cilegon Fc
Sekolah SPK: Menghubungkan Pendidikan Nasional dengan Standar Global
Sebagai sekolah SPK, SIS tidak hanya menerapkan kurikulum internasional yang diakui secara global, tetapi juga sesuai dengan aturan dari Kemendikbudristek. Program-program yang ditawarkan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar internasional, namun juga memberikan siswa peluang untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai jenjang pendidikan tinggi di seluruh dunia.
“SIS Cilegon berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global. Kami percaya bahwa dengan jaringan internasional yang terhubung, siswa kami akan memiliki banyak kesempatan untuk mencapai masa depan yang cerah,” ujar Eka Fidyanti Hariana, Kepala Sekolah SIS Cilegon.
Fasilitas Modern dan Program Beasiswa untuk Siswa Berprestasi
SIS menawarkan berbagai fasilitas berstandar internasional yang mendukung proses belajar siswa. Mulai dari ruang kelas interaktif, laboratorium sains, perpustakaan modern, hingga fasilitas olahraga yang lengkap. Tak hanya itu, siswa juga diperkenalkan dengan teknologi sejak usia dini melalui pengenalan coding dan robotik di jenjang TK.
Untuk mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa, SIS Cilegon juga menyediakan program beasiswa bagi siswa dengan prestasi akademik maupun non-akademik yang membanggakan.
Baca juga: Kejahatan! Remaja Di Serang Tertangkap Polisi Usai Curi Kotak Amal Masjid Untuk Foya-foya Online!
Panel Diskusi: Cerdas Digital atau Candu Digital?
Selain meresmikan gedung baru, SIS Cilegon juga menggelar panel diskusi bertema โCerdas Digital atau Candu Digital? Mengukur Peran AI di Ruang Kelas.โ
Diskusi ini menghadirkan beberapa narasumber. Di antaranya Humaedi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon. Hadir juga Helena Widiarti, Program Director Department AI & Robotics STEM Prasetya Mulya. Dua wali murid SIS Cilegon, Eka Fidyanti Hariana dan Fauzy Syauki, turut berbagi pandangan.
Topik ini terasa sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini. Teknologi, terutama Artificial Intelligence (AI), makin dekat dengan kehidupan siswa, guru, dan orang tua. Penggunaannya di ruang kelas pun semakin luas.
โAI merupakan inovasi terbesar dalam dunia pendidikan yang memberikan dampak besar dalam cara mengajar dan belajar,โ ujar Eka Fidyanti Hariana.
Dengan visi yang menekankan kemajuan teknologi dan pendidikan global, SIS Cilegon siap melangkah lebih jauh. Sekolah ini menargetkan diri sebagai pionir pendidikan internasional di Banten Utara. Melalui pendekatan tersebut, siswa dibekali pengetahuan, keterampilan, serta jaringan global untuk menghadapi tantangan masa depan.