norwayattractions.net – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV Tingkat Kota Cilegon tahun 2025 telah resmi ditutup dengan penuh khidmat dan meriah. Ajang tahunan ini menjadi salah satu momentum penting dalam syiar Islam di Kota Cilegon. Selama beberapa hari pelaksanaan, kegiatan ini melibatkan berbagai lomba, penampilan seni religi, serta membangun semangat kebersamaan umat.
Read More : Gerbang Tol Cilegon Timur
Pembukaan Semarak dan Antusias Masyarakat
MTQ XXIV dibuka di Kecamatan Grogol, yang tahun ini menjadi tuan rumah. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar. Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber peradaban. Hadir juga unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, serta pejabat Pemkot Cilegon lainnya. Acara dibuka dengan pawai ta’aruf yang diikuti ribuan kafilah dari delapan kecamatan di Kota Cilegon. Suasana semakin semarak dengan penampilan marawis dan hadrah, menghidupkan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap ajaran Islam.
Salah satu momen spesial dalam MTQ XXIV adalah peluncuran Mars MTQ Kota Cilegon. Lagu yang diciptakan oleh Penasehat LPTQ Kota Cilegon, Abdul Syarif, ini pertama kali dibawakan oleh Paduan Suara binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon. Lagu ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa karena mengandung semangat Qur’ani yang memupuk rasa cinta terhadap kota dan agama.
Partisipasi Masyarakat dan Ekonomi Kreatif
Selama pelaksanaan MTQ, masyarakat Grogol dan sekitarnya turut berpartisipasi aktif dengan menghadiri berbagai perlombaan. Tidak hanya itu, acara juga diwarnai dengan bazar kuliner yang memperkenalkan produk-produk lokal dan meningkatkan perekonomian kreatif masyarakat. Kehadiran masyarakat memberikan warna tersendiri dalam ajang tahunan ini, semakin mempererat hubungan antar warga.
Pada malam penutupan, Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ XXIV. Beliau menyampaikan bahwa MTQ bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi ajang untuk meneladani Rasulullah SAW dan menghidupkan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat. Dengan semangat tersebut, Kecamatan Grogol ditetapkan sebagai juara umum setelah meraih poin tertinggi dalam berbagai cabang lomba.
Baca juga: Kejahatan! Remaja Di Serang Tertangkap Polisi Usai Curi Kotak Amal Masjid Untuk Foya-foya Online!
Meneguhkan Cilegon sebagai Kota Santri
Gelaran MTQ XXIV semakin meneguhkan identitas Cilegon sebagai Kota Santri. Tidak hanya dikenal sebagai Kota Baja, Cilegon kini semakin dikenal sebagai pusat keislaman yang kental. Dengan berakhirnya MTQ XXIV, para juara kini bersiap untuk mewakili Cilegon di MTQ Tingkat Provinsi Banten. Mereka akan membawa nama baik kota ini serta terus menebarkan cahaya Qur’ani ke tingkat yang lebih luas.
Dengan suksesnya penyelenggaraan MTQ XXIV, diharapkan semangat syiar Islam dapat terus berkembang dan melahirkan generasi Qur’ani yang akan membangun Cilegon dengan iman dan akhlak mulia.